Seminggu di Tanah Rencong

Dan_brownTepatnya 8 hari! Gue berangkat hari Rabu, 14 Februari, terbang pake pesawat pertama, jam 5 pagi gue udah nongkrong di Citibank Lounge, lumayan… sarapan sambil baca buku.

Kegiatan selama survey di Pulau Beras & Pulau Weh gak terlalu mengasyikan…, mungkin karena cuma 4 hari ambil data. Tapi yang paling mengasyikkan adalah gue bisa ngerjain proyek baca buku! Selama seminggu itu gue berhasil menamatkan 2 buku karya Dan Brown yang gue beli dengan diskon 30% di Gramedia Botanical Square. The Da Vinci Code, yang selama 1 bulan sebelum ke Aceh baru habis 2/3nya, akhirnya sisanya tamat dalam 1 hari.

Kemudian lanjut dengan buku Dan Brown lainnya: Malaikat & Iblis (Angels & Demons), dibaca selama hari-hari di penginapan, selama nunggu di bandara, selama di pesawat pulang (Kamis, 22 Februari), cuma menyisakan beberapa bab aja. Itupun tamat dalam 1 hari berikutnya.

Komentar gue mengenai kedua buku ini; keduanya menyajikan cerita yang mengasyikkan, bacaanya gak terlalu berat, bab-babnya pendek, ceritanya maju mundur & pindah-pindah “scene” kayak film. Pokoknya bisa bikin gak berhenti baca sebelum capek

Selain itu, kedua buku ini mencapuradukkan fakta dengan fiksi, “mengacak-acak” sejarah, wajar aja kalo buku ini jadi perdebatan & kontroversi. So… be careful to believe, mesti bijak dalam membaca buku ini. Cenderung menyeret gue untuk mencari-tahu kebenaran, mana yang fakta & mana yang fiksi.

Intinya, gue bisa menyalurkan obsesi baca gue dengan nyaman. Baca… apapun, text book, majalah, koran, tabloid, novel. Jadi keinget dulu banget, gue pernah nonton film di TV, gue lupa judulnya, yang menceritakan salah satu tokohnya, seseorang yang rela cuma jadi sopir demi menyalurkan hobinya membaca novel.

Ngomong-ngomong…, judul sama isinya gak nyambung ya?

Leave a Reply