Deception Point (Dan Brown)
Buku berikutnya yang gue lahap kali ini Deception Point (Dan Brown) yg udah gue bawa-bawa sejak trip ke Karimunjawa Juni lalu. Kali ini 80% isi buku gue habisin selama di perjalanan pulang pergi naik kereta Jakarta – Semarang.
Sama dengan buku-buku Dan Brown yang udah gue baca sebelumnya, inti ceritanya gak jauh dari misteri pembunuhan. Kali ini gue baca tentang intrik-intrik politik yang melibatkan White House, NASA, NRO & CIA. Cerita bermula dengan pembunuhan seorang ilmuwan Kanada di kutub utara, sementara di Washington DC sedang ramai-ramainya kampanye presiden. Tentu saja kedua awal cerita ini akan berhubungan di tengah-tengah sampai akhir cerita.
Di sini kita bisa liat kepiawaian Dan Brown dalam mencampuradukkan fiksi dan realita. Semua tokoh dalam buku ini fiktif, tapi settingnya nyata. Di akhir cerita kita akan tahu bahwa tidak ada yang salah dengan lembaga-lembaga tersebut, yang salah hanya beberapa tokoh-tokoh di dalamnya.
Buku ini lumayan tebal, tapi sebetulnya cuma bacaan ringan aja koq, gak perlu pusing dengan alur yang njelimet, hanya saja makin dalam kita baca makin penasaran kita menebak-nebak: who is the real bad guy?
Tinggal 1 buku Dan Brown lagi yang belum gue baca, Digital Fortress. Tapi bukunya belum gue beli, tunggu kalo ada pameran buku atau diskon dulu deh, hehe…